Tuesday, August 4, 2026

dari dalam

langkah demi langkah aku memaksa

bertambah senyuman yang tak ada makna

entah apa lagi, atau masih hampa

semakin sepi, semakin gila


tak lagi ada tempat untuk pulang

yang ku kira selamanya sudah tinggal poster

tempat ku singgah pun ikut hilang

di mana aku bisa melepas armor tanpa filter


sejenak, ku pikir aku berhasil menggantikan mereka

mengganti sekitar dengan teman-teman sejenis

tapi apa daya, menjadi perempuan adalah manajemen neraka

berperang hormon dan pengorbanan yang sadis


satu mengandung, satu berkelut dengan pasangan

satu menjadi ibu, lainnya berbeda hobi

bisnis terhambat, berkorban pertemanan

yang lain terpisah jarak, sisanya menjauh hati


ah, mungkin memang harusnya sendiri

sejak lahir dan tumbuh, pun sama

apakah teguran untuk aku berhenti

mencari tenang dan puas dari luar saja

No comments:

Post a Comment