Cerita ayah yang dulu jenaka
Tanpa peringatan menyerang
Nyata, ternyata
Bahagia jadi cita-cita
Kepuasan jadi impian
Kesederhanaan jadi sejarah
Atas nama pengalaman
Rintangan siang terbawa malam
Mimpi buruk di harinya pun
Terasa lelah tak dapat terpejam
Harus bergegas tak dapat terbangun
Dulu aku tertawai
Insan-insan pencari tawa
Bukankah tinggal nikmati?
Biar mengalir dibawanya
Kini ku yang melucu
Berjerih payah untuk berpuas
Habiskan nafkah untuk melagu
Bekerja keras untuk diperas
Oh hidup, jelaskanlah
Apa maksud keluh kesah ku
Ingin bersyukur tapi ku lelah
Ku berontak habis hidupku
- RAL - 12/3/19 -