lagi-lagi jatuh lagi
jiwa dan pertahanan
di tengah pertarungan
aku bukan tak ingin mensyukuri
atau sekedar berhenti sebentar untuk mengucap terima kasih
aku selalu menghargai yang dimiliki
walau kadang tak duduk pas di hati
tapi kadang pertarungan yang tak kasat mata
hanya bisa disimpan saja
dibalik senyum dan tawa
ditulikan nyanyian gelas dan vodka
biasanya kamu yang tau
kala aku butuh waktu
untuk pecah dan luntur
buka kostum dan hancur
sekian kali aku cari namamu
ingin bercerita
tanya nasihatmu
dan dengar konyol mu yang buatku ceria
aku butuh lagi hadirmu
di sela tinggi yang merendah
aku rindu tenang yang keluar darimu
namun ku tau tempatku sudah entah
ku hapus lagi namamu
ku taruh lagi teleponku
aku tak lagi punya ruang di hatimu
tak ada aku lagi di nada dan bait
hanya tempatmu di hatiku
yang menyimpan rindu walau pahit
No comments:
Post a Comment