Tuesday, March 12, 2019

Dewasa

Saat itu datang
Cerita ayah yang dulu jenaka
Tanpa peringatan menyerang
Nyata, ternyata

Bahagia jadi cita-cita
Kepuasan jadi impian
Kesederhanaan jadi sejarah
Atas nama pengalaman

Rintangan siang terbawa malam
Mimpi buruk di harinya pun
Terasa lelah tak dapat terpejam
Harus bergegas tak dapat terbangun

Dulu aku tertawai
Insan-insan pencari tawa
Bukankah tinggal nikmati?
Biar mengalir dibawanya

Kini ku yang melucu
Berjerih payah untuk berpuas
Habiskan nafkah untuk melagu
Bekerja keras untuk diperas

Oh hidup, jelaskanlah
Apa maksud keluh kesah ku
Ingin bersyukur tapi ku lelah
Ku berontak habis hidupku


- RAL - 12/3/19 -

No comments:

Post a Comment