Aku menulis namamu
Indah, tapi salah
Sudah ada nama di situ
Salah, walau indah
Ku goreskan sebuah penghapus
Agar namamu tak lagi ada
Sekuat tenaga berkali ku coba
Namamu tetap di kertas itu
Ternyata ku menulis dengan tinta
Pantas tak bisa terhapus namamu
Ku coret namamu
Nanar, tapi benar
Berharap takkan lagi di situ
Benar, tapi nanar
Ku goreskan sebuah pensil
Namamu tetap terbaca
Sesungguhnya aku tak rela
Ku hanya pura-pura tak tau
Tak ku gunakan tinta
Karna masih ku ingin namamu
-ral
ciye
ReplyDelete